Hari besar umat kristen

MEMPERINGATI KELAHIRAN KRISTUS

Tidak ada anjuran dalam Alkitab untuk “merayakan” Natal, tidak anjuran memasang pohon terang.

Tetapi “Memperingati” kelahiran Yesus Kristus itu “mutlak”.

* 2 Timotius 2:8,
“Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.”
mnêmoneue iêsoun christon egêgermenon ek nekrôn ek spermatos dabid kata to euaggelion mou

Menurut ayat di atas, ada dua hal penting yang diberitakan oleh Paulus, “kebangkitan” dan “kelahiran” Yesus Kristus dan perintah Paulus kepada Timotius, “ingatlah” menggunakan kata ‘MNEMONEUE’ dari kata dasar ‘MNAOMAI’, meletakkan sesuatu di dalam pikiran. Akar kata yang sama juga dijumpai dalam ayat ini:

* Lukas 22:19,
“Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: ‘Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.'”
kai labôn arton eucharistêsas eklasen kai edôken autois legôn touto estin to sôma mou to uper umôn didomenon touto poieite eis tên emên anamnêsin

“Peringatan akan Aku”, ‘EIS TEN EMEN ANAMNESIN’. Kata ‘ANAMNESIN’ juga berasal dari kata yang sama. ‘ANAMNESIN’ adalah akusatif dari ‘ANAMNESIS’. ‘ANAMNESIS’ berasal dari ‘ANAMIMNESKO’ yaitu preposisi ‘ANA’ (ke/di tengah-tengah) dan ‘MIMNESKO’. Nah, ‘MIMNESKO’ ini berasal dari ‘MNAOMAI’, meletakkan sesuatu di dalam pikiran.

Pertanyaan, apakah kita hanya “mengingat” kematian Kristus? Apakah kita tidak “mengingat” kebangkitan-Nya, dan apakah kita tidak “mengingat” kelahiran-Nya? Justru kebangkitan dan kelahiran Yesus Kristus itulah yang menjadi “inti” pemberitaan Paulus seperti dalam 2 Timotius 2:8 di atas.

“Merayakan” jelas berbeda dengan “memperingati” atau “mengingat”. Merayakan cenderung berhura-hura, berpesta.
Tetapi “mengingat” adalah lawan dari kata “melupakan”. Tentu kita tidak akan melakukan tindakan seperti lawan kata ini…..

* Keluaran 23:14,
“Tiga kali setahun haruslah engkau mengadakan perayaan bagi-Ku.” –
“SYÂLOSY REGÂLÏM TÂKHOG LÏ BASYÂNÂH”

Ada tiga hari raya Yahudi yang merupakan ‘major festival’ yaitu:

[1] Pesakh (Hari Raya Paskah), 15 Nisan.
[2] Syavu’ot (Hari Raya Pentakosta), 6 Sivan
[3] Sukot (Hari Raya Tabernakel), 15 Tisyri

“Perayaan” — bukan hari — Paskah dimulai tanggal 14 Nisan sore, disebut juga sebagai ‘EREV PESAKH, esok harinya barulah merupakan “Hari Raya” Paskah (“PESAKH”) tanggal 15 Nisan.

Hari Raya Paskah digunakan untuk memperingati kelahiran kembali, dan melambangkan asal-usul masyarakat Yahudi.

MEMPERINGATI PASKAH

Yesus diadili pada “hari persiapan Paskah” (Yohanes 19:14). Berdasarkan kalender Yahudi kuno yang menggunakan sistem solar dan
lunar, hari-hari raya senantiasa jatuh pada hari yang sama.

Maka, Hari Paskah itu diperingati umat Kristiani :

(1) Kebangkitan Yesus telah mengalahkan kuasa maut, sehingga pengorbanan Yesus telah memberi kepastian bagi orang yang percaya, agar tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal.

(2) Kebangkitan Yesus dari maut juga menyatakan kasih dan kuasa mengalahkan dosa, karena upah dosa adalah maut. Maka semua orang yang percaya harus mengaku dosa dan bertobat, supaya disucikan dari dosa dan diberi kesanggupan menempuh hidup suci.

(3) Kebangkitan Yesus memberi semangat hidup. Para pengikut Yesus sebelumnya sangat patah hati dan patah semangat, namun bisa dibangkitkan menjadi saksi Tuhan yang teguh hati.

(4) Kebangkitan Yesus memberi damai sejahtera bagi orang yang percaya, sehingga selalu ada rasa bahagia dan senantiasa mau memuji dan memuliakan Tuhan.

(5) Kebangkitan Yesus adalah anugerah yang sangat ajaib, sehingga setiap orang yang menghayati kasih dan kuasa Tuhan, pasti bersedia menyerahkan diri untuk menjadi berkat bagi sesama manusia dengan tanpa pamrih.

——————-

Hari Raya Pentakosta, diperingati juga oleh umat Kristiani, penjelasannya sbb :

PENTAKOSTA “KHAG SYAVU’ÔT”

Pentakosta berasal dari bahasa Yunani yaitu Pentékosté yang berarti “lima puluh”. Pada hari ini, orang-orang Yahudi datang dari segala penjuru dunia ke Yerusalem untuk merayakan festival panen.

* Imamat 23:15-21
23:15 Kemudian kamu harus menghitung, mulai dari hari sesudah sabat itu, yaitu waktu kamu membawa berkas persembahan unjukan, harus ada genap tujuh minggu;
23:16 sampai pada hari sesudah sabat yang ketujuh kamu harus hitung lima puluh hari; lalu kamu harus mempersembahkan korban sajian yang baru kepada TUHAN.
23:17 Dari tempat kediamanmu kamu harus membawa dua buah roti unjukan yang harus dibuat dari dua persepuluh efa tepung yang terbaik dan yang dibakar sesudah dicampur dengan ragi sebagai hulu hasil bagi TUHAN.
23:18 Beserta roti itu kamu harus mempersembahkan tujuh ekor domba berumur setahun yang tidak bercela dan seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan; semuanya itu haruslah menjadi korban bakaran bagi TUHAN, serta dengan korban sajiannya dan korban-korban curahannya, suatu korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi TUHAN.
23:19 Kemudian kamu harus mempersembahkan seekor kambing jantan sebagai korban penghapus dosa, dan dua ekor domba yang berumur setahun sebagai korban keselamatan.
23:20 Imam harus mengunjukkan semuanya beserta roti hulu hasil itu sebagai persembahan unjukan di hadapan TUHAN, beserta kedua ekor domba itu. Semuanya itu haruslah menjadi persembahan kudus bagi TUHAN dan adalah bagian imam.
23:21 Pada hari itu juga kamu harus mengumumkan hari raya dan kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya di segala tempat kediamanmu turun-temurun

* Ulangan 16:9-11
16:9 Tujuh minggu harus kauhitung: pada waktu orang mulai menyabit gandum yang belum dituai, haruslah engkau mulai menghitung tujuh minggu itu.
16:10 Kemudian haruslah engkau merayakan hari raya Tujuh Minggu bagi TUHAN, Allahmu, sekedar persembahan sukarela yang akan kauberikan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.
16:11 Haruslah engkau bersukaria di hadapan TUHAN, Allahmu, engkau ini dan anakmu laki-laki serta anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi yang di dalam tempatmu, dan orang asing, anak yatim dan janda, yang di tengah-tengahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana.

Hari Pentakosta adalah juga diperingati umat Kristiani di mana Roh Kudus dicurahkan kepada para Rasul di Yerusalem, lima puluh hari setelah kebangkitan Yesus Kristus. Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan yang dijanjikan Yesus sebelum kenaikannya ke surga. Menurut Alkitab, murid-murid Yesus berhasil mempertobatkan tiga ribu jiwa pada hari tersebut dan hal inilah yang disebut dengan gereja mula-mula

* Kisah 2: 1-4
2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

EKARISTI (PERJAMUAN SUCI)

Tuhan Yesus memerintahkan untuk ‘memperingati’, silahkan kaji kembali ayat ini :

* Lukas 22 17-20:
Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu berkata: “Ambilah ini dan bagikanlah di antara kamu. Sebab aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah telah datang.” Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.” Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

Ini jelas sudah dan masih dilakukan oleh umat Kristiani dan gereja-gereja, dengan melaksanakan Perjamuan-Suci (EKARISTI).

“memperingati” atau “mengingat” jelas berbeda dengan merayakan. Merayakan cenderung berhura-hura, berpesta, tetapi “mengingat” adalah lawan dari kata “melupakan” (baca awal).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s